Home Berita Alumni Film Dokumenter The Philosopher’s Journey tentang Romo Magnis Masuk Unggulan FFI

Film Dokumenter The Philosopher’s Journey tentang Romo Magnis Masuk Unggulan FFI

1452
0
Suasana saat syuting. Foto : Dokpri.

Jakarta — Film dokumenter berjudul The Philosopher’s Journey yang mengisahkan perjalanan hidup dan pemikiran Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno, SJ atau yang akrab disapa Romo Magnis, berhasil masuk dalam daftar unggulan Festival Film Indonesia (FFI) tahun ini. Karya tersebut disutradarai oleh Dr. Marselli Sumarno, M.Sn., seorang sutradara, penulis, dan akademisi perfilman yang dikenal konsisten mengangkat tema-tema kebudayaan dan tokoh bangsa.

Film ini menghadirkan potret mendalam tentang sosok Romo Magnis, seorang imam dari Ordo Serikat Yesus, filsuf, dan budayawan yang sejak 1961 mengabdikan hidupnya di Indonesia. Tidak hanya dikenal sebagai pengajar dan penulis puluhan buku filsafat, Magnis juga menjadi suara moral bangsa dalam isu-isu etika, demokrasi, dan keadilan sosial.

Melalui The Philosopher’s Journey, penonton diajak menelusuri jejak kehidupan Magnis, mulai dari masa kecilnya di Jerman, perjalanan imamat dan akademiknya di Indonesia, hingga kontribusinya dalam membangun Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Film ini juga menyoroti keputusan penting Magnis menjadi warga negara Indonesia pada 1977 serta kiprahnya dalam perdebatan publik yang kerap menyuarakan nilai keadilan dan kemanusiaan.

Menurut para koleganya, seperti Ketua Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Rm. Simon Lili Tjahjadi, Pr, dan Filsuf Dr. Karlina Supelli, kepakaran Romo Magnis sebagai ahli etika politik sudah tidak bisa disangkal lagi. Empat puluhan buku dan delapan ratusan tulisan lepas telah ditulisnya. Sementara seminar, kuliah, dan kelas yang diampunya selalu dipenuhi peserta.

Berbagai media dan lembaga menjadikannya tokoh penting dalam bidang etika, terutama etika politik, sehingga suaranya selalu diperhitungkan dalam ruang publik Indonesia. Salah satu momen paling diingat publik adalah saat Romo Magnis hadir dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pemilu Presiden 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (2/4/2024) sebagai saksi ahli. Dan masih banyak momen lain yang menunjukkan bahwa Magnis layak disebut guru bangsa.

Bukan Nama Baru

Marselli Sumarno bukan nama baru dalam dunia film Indonesia. Lahir di Solo, 10 Oktober 1956, ia memulai karier sebagai jurnalis film di harian Kompas pada awal 1980-an sebelum menekuni dunia penyutradaraan. Lulusan Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini kemudian melanjutkan studi hingga meraih gelar doktor di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara dengan penelitian tentang teori kepengarangan film Andre Bazin di era digital.

Karya-karya Marselli telah banyak meraih penghargaan, di antaranya Sri (1997) yang mendapat Best Jury Prize di Festival Film Asia Pasifik 1999, serta dokumenter Sang Buddha Bersemayam di Borobudur (FFI 2007) dan Gesang: Sang Maestro Keroncong (FFI 2016) yang terpilih sebagai film dokumenter terbaik. Ia juga aktif menulis kritik film, cerita pendek, serta menjadi juri dan pengamat di berbagai festival film nasional maupun internasional.

Menariknya, FFI biasanya menyeleksi film dokumenter dengan durasi sekitar 30 menit. Namun, The Philosopher’s Journey berdurasi 70 menit, dan tetap masuk dalam penilaian dewan juri. Hal ini menunjukkan bahwa bobot kisah dan kualitas film ini memiliki daya tarik tersendiri sehingga mendapat perhatian khusus.

Menurut Marselli, The Philosopher’s Journey bukan sekadar film biografi, melainkan perjalanan seorang pemikir yang memilih hidup sederhana demi melayani bangsa. “Romo Magnis adalah teladan moral yang tidak pernah berhenti bersuara untuk keadilan. Film ini kami hadirkan sebagai penghormatan atas dedikasi beliau bagi Indonesia,” ujarnya.

Masuknya The Philosopher’s Journey ke unggulan FFI menjadi momentum penting bagi perfilman dokumenter Indonesia. Film ini tidak hanya mengangkat sosok pemikir besar, tetapi juga merefleksikan pergulatan bangsa dalam mencari arah etis di tengah perubahan sosial dan politik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here